- Back to Home »
- Pendakian »
- Pendakian gunung Sumbing (Tertinggi ke-3 Jawa - 3371 mdpl)
Posted by : Unknown
Senin, 21 Oktober 2013
| Puncak gunung Sumbing |
Huft pagi hari tanggal 13 Oktober 2013 setelah pendakian Sindoro 12 Oktober 2013, kami dengan setengah kekuatan memulihkan tenaga dengan sarapan terlebih dahulu. Beres - beres, bersih - bersih hingga pukul 10.00. Pukul 11.30 kami sudah berada di Basecamp gunung Sumbing di desa Garung. Setelah mendaftar, kami pun langsung berangkat menuju puncak.
| di depan Basecamp gunung Sumbing |
Perjalanan pun dimulai, Kami meutusakn untuk naik ke puncak gunung Sumbing melalui jalur lama. Barus saja memulai perjalanan ternyata memang beberapa anggota sedang lemah mentalnya sehingga dalam perjalanan awal pun, kami sudah mengeluh dan menggerutu meilhat trek di depan mata.
![]() |
| Jalur Pendakian gunung Sumbing |
Suasan itu tentunya sangat tidak menguntungkan. Sementara kami berjalan sudah satu jam, belum juga memasuki kawasan hutan / keluar dari pekarangan warga. Akhirnya kami berlima memilih untuk naik ojek hingga pos 1. Naik ojek menuju pos 1 sangatlah mengerikan dengan medan berbatu, motor hasil modifikasi petani setempat dipacu sangat kencang. Dan itu cukup membuat adrenalin meningkat.
| Plang POS 1 |
Pos 1 merupakan batas pekarangan warga dengan hutan. Disinilah kami mulai menyusun mental. Pendakian mulai menanjak. Tak jarang kami bertemu dengan pendaki yang hendak turun dan berbincang. Ternyata menurut para pendaki yang turun tersebut, jalur Lama Sumbing ini lebih baik digunakan untuk perjalanan turun karena trek yang terjal. Sementara mereka lebih menyarankan kami untuk naik dari jalur baru yang agak landai. Namun kami sudah berada sejauh itu, maka kami tidak punya pilihan selain melanjutkan perjalanan. Benar kata pendaki yang kami temui tadi, trek pendakian semakin terjal dan mental kami pun mulai terkikis kembali. Dan muncul kata - kata pesimis dari tiap anggota yang tidak ingin sampai ke puncak.
| Plang pos 2 gunung Sumbing |
Akhirnya sampai di Pos 2. Kami pun beristirahat dan makan terlebih dahulu. Kami beristirahat cukup lama dan memperbincangkan tentang lanjut hingga puncak atau tidak. Dalam hati saya, saya ingin ke puncak, sedangkan anggota kami yang wanita dia sudah menyatakan menyerah dan tidak ingin sampai puncak, dia hanya ingin sampai pos 3. Kami pun memutuskan untuk mengambil keputusan masing - masing. Karena perkataan tersebut semua anggota merasa tidak mampu. Disinilah keegoisan saya muncul dan mendaki di depan sendiri meniggalkan anggota yang lain. Saya berani melakukan hal tersebut karena memang saya membawa tenda, roti dan air. Pukul 14.23 kami melanjutkan perjalan namun saya berada di paling depan dan memisahkan diri. Di pendakian sendirian ini saya mempercepat langkah kaki dan sampai di pos 3 cukup singkat meskipun melewati medan miring berpasir hampir 60 derajat.
| Di Pos 3 (PESTAN) |
Sekitar pukul 13.45 saya berhasil sampai di pos 3 sendirian. Ternyata sudah banyak pendaki yang ngecamp di pos itu. Saya belum puas dengan berada di pos 3, saya pun memutuskan untuk meneruskan perjalanan dan berniat membuka tenda di Pos 4.
| Perjalanan menuju Pos 4 |
Lepas dari pos 3 trek pendakian diawali dengan tanjakan berpasir yang sedikit lebih landai daripada perjalanan menuju pos 3 tadi. Kemudian medan dipenuhi oleh adanya batu - batu besar. Perjalanan sendiri memang kurang baik dari sisi sosial, namun lebih cepat karena sedikit beristirahat.
| Perjalanan menuju pos 4 yang berbatu |
Setelah berjalan 1,5 jam saya pun akhirnya sampai di Pos 4, Watu Kotak. disana ternyat sudah ada dua tenda. Saya memutuskan untuk membuka tenda dan bercengkrama dengan pendaki yang lain. Ternyata 2 tenda itu dihuni oleh rombongan dari Magelang dan Pekalongan. Kami pun mengakrabkan diri di api unggun hingga larut malam.
Keesokan harinya pukul 4.00 pagi tanggal 14 Oktober 2013, saya memutuskan untuk mendaki menuju puncak bersama rekan - rekan pendaki dari Magelang, sedangkan rombongan dari Pekalongan tidak ukkut karena mereka sudah ke puncak saat sunset kemarin. Benar saja perjalanan 2 jam pun terlewatkan hingga puncak pukul 06.07 pagi. Saya beserta rekan - rekan Magelang pun berbagi foto karena keterbatasan batrei kamera.
![]() |
| Di hadapan gunung Sindoro |
![]() |
| Background Kawah gunung Sumbing |
![]() |
| Bersama rekan - rekan pendaki dari Magelang |
Begitulah perjalanan saya di puncak gunung Sumbing. Setelah 1,5 jam disana, saya pun memutuskan untuk turun menuju pos 3 bertemu rekan - rekan yang tidak melanjutkan menuju puncak. Hingga pukul 14.12 kami sampai kembali di pos Basecamp dengan selamat.
Sekian, sampai jumpa di pendakian berikutnya.



